oleh

Dinas Pendidikan Labuhanbatu Gelar Seminar STEM, Dorong Guru Ciptakan Kelas Kreatif dan Inovatif

BuktiInvestigasi.com (Labuhanbatu Sumatera Utara) – Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu menggelar Seminar Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) sebagai langkah nyata dalam mempersiapkan Generasi Emas 2025. Kegiatan berlangsung pada Selasa (09/12/2025) di Aula Pendopo Rumah Dinas Bupati Labuhanbatu, dengan menghadirkan ratusan peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas, serta pemerhati pendidikan.

Mengusung tema “Pembelajaran Mendalam Upaya Mewujudkan Generasi Emas 2029”, seminar ini bertujuan memperkenalkan model pembelajaran STEM yang interaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Melalui pendekatan tersebut, guru diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta literasi digital pada peserta didik.

Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan, SH, dalam sambutannya menegaskan peran penting guru sebagai pilar pembangunan pola pikir generasi masa depan.

“Bapak Ibu guru hebat adalah arsitek yang membentuk mental dan pola pikir generasi penerus kita. Menerapkan hal baru memang penuh tantangan, tetapi saya yakin dengan semangat di ruangan ini, kita pasti mampu,” ujar Abdi.

Ia juga mendorong guru untuk menciptakan suasana kelas yang lebih hidup dan tidak lagi sekadar tempat mendengarkan, melainkan ruang eksplorasi dan kreativitas.

“Ajak siswa untuk tidak takut salah. Dari kesalahan itulah tumbuh proses belajar yang sebenarnya. Mari kita hadirkan pembelajaran yang bukan hanya mengajar, tetapi menginspirasi mereka menjadi penemu, insinyur, ilmuwan, dan pemimpin.”

Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yakni Edi Salim Chaniago, M.S dan Semeon Silalahi, M.Pd Science, yang memaparkan implementasi teknologi, teknik, hingga matematika dalam konsep pembelajaran STEM di sekolah.

Para peserta mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut karena dinilai membuka wawasan baru bagi pendidik dalam memanfaatkan metode pembelajaran modern. Banyak di antara mereka menilai, pendekatan STEM menjadi jawaban atas kebutuhan proses belajar yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan Labuhanbatu kembali menegaskan komitmennya untuk mendorong kualitas pendidikan yang kreatif, adaptif, dan selaras dengan tuntutan abad 21.

(Ms Harahap)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed